Odoo CRM: Panduan Lengkap bagi Calon Pembeli

Odoo CRM

Written by

in

Odoo CRM sering muncul di daftar pertimbangan bisnis yang ingin menyatukan penjualan dengan operasional lain. Banyak calon pembeli tertarik karena Odoo menawarkan paket gratis dan edisi sumber terbuka. Namun, kata “gratis” di sini punya syarat yang perlu Anda pahami sebelum mendaftar.

Artikel ini membantu Anda menilai Odoo CRM dengan kepala dingin. Pertama, Anda akan melihat apa itu Odoo CRM dan edisi apa saja yang tersedia. Kemudian, artikel membahas fitur, struktur harga, total biaya, kelebihan, dan keterbatasan. Terakhir, Anda akan menemukan daftar pertanyaan untuk vendor dan langkah uji coba. Perlu Anda ingat bahwa Odoo memperbarui produk dan harganya secara berkala. Oleh sebab itu, cek situs resmi Odoo atau mitra resminya sebelum Anda memutuskan.

Apa Itu Odoo CRM?

Odoo adalah suite aplikasi bisnis yang terdiri atas banyak modul, seperti CRM, penjualan, inventori, akuntansi, dan situs web. Odoo CRM adalah salah satu aplikasi dalam suite itu. Aplikasi ini membantu tim penjualan melacak prospek, mengelola peluang, dan memantau kemajuan transaksi.

Perbedaan utamanya terletak pada pendekatan. Banyak CRM berdiri sendiri dan terhubung ke aplikasi lain lewat integrasi. Sebaliknya, Odoo CRM berada dalam satu platform dengan modul lain. Menurut ulasan TechVaria, integrasi bawaan dari penawaran hingga penagihan menjadi hal yang sulit ditandingi CRM mandiri tanpa sambungan ke sistem ERP.

Versi dan Pembaruan

Odoo merilis versi baru secara berkala. Beberapa panduan teknis yang saya temukan membahas Odoo 19, misalnya untuk pengaturan penilaian prospek dan integrasi email. Karena itu, tanyakan versi yang vendor tawarkan dan kebijakan pembaruannya sebelum Anda membeli.

Edisi dan Cara Penerapan Odoo

Sebelum membandingkan harga, pahami dulu pilihan edisinya. Pilihan ini memengaruhi biaya, fitur, dan beban kerja tim IT Anda.

Odoo Community (Sumber Terbuka)

Edisi Community adalah perangkat lunak sumber terbuka yang bisa Anda jalankan di server sendiri tanpa biaya lisensi. Sumber ERP Research menegaskan hal ini. Sementara itu, Swell mencatat bahwa edisi ini memberi akses ke semua modul.

Namun, gratis lisensi bukan berarti gratis biaya. Anda tetap menanggung server, pemasangan, perawatan, dan keamanan. Selain itu, sebagian fitur lanjutan hanya tersedia di edisi Enterprise. Karena itu, bandingkan daftar fitur kedua edisi dengan kebutuhan Anda.

Odoo Enterprise: Standard dan Custom

Edisi Enterprise berbayar dan menawarkan fitur tambahan. Menurut Whizzbridge dan Capterra, paket Standard memberi akses ke semua aplikasi dengan tarif per pengguna. Paket Custom menambah Odoo Studio untuk kustomisasi, dukungan multi-perusahaan, API eksternal, opsi on-premise, dan kompatibilitas dengan Odoo.sh.

One App Free

Odoo juga menawarkan paket One App Free. Paket ini memberi akses ke satu aplikasi pilihan untuk jumlah pengguna tak terbatas di Odoo Online. Jika Anda hanya membutuhkan CRM, paket ini bisa menjadi jalan masuk yang murah.

Meski begitu, ada batasan penting. Saat Anda memasang aplikasi kedua, seperti penawaran, faktur, atau inventori, Anda berpindah ke paket berbayar. Ulasan SaaSRat menjelaskan bahwa Anda lalu membayar per pengguna untuk semua aplikasi terpasang. Jadi, rencanakan sejak awal apakah kebutuhan Anda akan tumbuh melebihi satu aplikasi.

Fitur Utama Odoo CRM

Fitur berikut sering sumber pihak ketiga bahas. Ketersediaan tiap fitur bisa berbeda antar edisi dan versi. Karena itu, minta vendor menunjukkan fitur yang masuk dalam penawaran Anda.

Pipeline Visual

Odoo CRM memakai tampilan kanban dengan kartu peluang yang bisa Anda geser antar tahap. Beberapa ulasan menyebut tahap pipeline bisa Anda ubah sesuai proses penjualan dan tim bisa memakai beberapa pipeline. Selain kanban, Anda bisa melihat data dalam tampilan daftar dan perkiraan.

Penangkapan Prospek

Menurut ECOSIRE, Odoo menangkap prospek dari formulir situs web, alias email, live chat, panggilan VoIP (Enterprise), input manual, serta impor API atau CSV. Selain itu, pelacakan UTM membantu Anda melihat kanal pemasaran yang menghasilkan prospek. Namun, tanyakan kanal mana yang tersedia di edisi Anda, terutama untuk aplikasi pesan yang pelanggan Anda pakai.

Penilaian Prospek Prediktif

Odoo menyediakan penilaian prospek prediktif yang memperkirakan peluang konversi dari data historis. TechRepublic menjelaskan bahwa sistem menghitung skor berdasarkan data prospek dan peluang yang terbuka, dengan opsi penyesuaian di pengaturan. Satu panduan teknis bahkan menyarankan instalasi baru menonaktifkan fitur ini selama beberapa bulan pertama sampai data historis cukup.

Meski demikian, sumber berbeda soal edisi mana yang menyediakannya. ECOSIRE menyebut penilaian prospek tersedia di Enterprise. Jadi, konfirmasikan hal ini bila fitur tersebut penting bagi Anda.

Integrasi Email dan Kalender

Beberapa sumber menyebut konektor untuk Gmail dan Outlook serta sinkronisasi kalender untuk aktivitas. Selain itu, alias email catch-all bisa mengubah email masuk menjadi prospek dan menyimpan percakapan di catatan prospek. Panduan Odoo 19 juga menyarankan memakai OAuth 2.0 untuk integrasi email, bukan IMAP dengan kata sandi tersimpan. Tanyakan kepada mitra Anda bagaimana mereka mengatur hal ini.

Aktivitas, Otomatisasi, dan Peramalan

Tim bisa menjadwalkan aktivitas, mencatat catatan, dan menerima pengingat. Sebagian ulasan juga menyebut tindakan otomatis, misalnya email berdasarkan tahap atau penugasan prospek. Selain itu, tampilan peramalan merangkum perkiraan pendapatan dari pipeline. Uji kemudahan membuat aturan otomatis tanpa bantuan developer.

Penawaran dan Alur Penjualan

Karena CRM terhubung dengan aplikasi Sales, tim bisa membuat penawaran langsung dari peluang. Setelah pelanggan setuju, data dapat mengalir ke pesanan dan faktur. Bagi bisnis yang ingin alur dari prospek hingga penagihan dalam satu sistem, ini daya tarik utama.

Pelaporan dan Dashboard

Odoo CRM menyediakan laporan pipeline, konversi, dan kinerja tim. Pastikan Anda memeriksa apakah pengguna biasa bisa membuat laporan sendiri dan apakah Anda bisa mengekspornya.

Aplikasi Seluler

Menurut SaaSRat, aplikasi seluler tersedia di semua paket, termasuk One App Free. Meski begitu, uji pengalamannya di ponsel dengan tugas nyata, terutama bila tim lapangan Anda mengandalkannya.

Struktur Harga Odoo CRM

Harga selalu menjadi pertanyaan utama. Sayangnya, angka yang beredar sangat bervariasi, dan alasannya bisa Anda pahami.

Harga Dihitung per Pengguna

Odoo menagih per pengguna, bukan per aplikasi. Menurut iVenture, aplikasi tidak memiliki harga terpisah, sehingga tidak ada tarif khusus untuk Odoo CRM saja di luar paket. Whizzbridge menegaskan bahwa CRM sudah termasuk dalam tarif Standard dan Custom. Artinya, biaya Anda naik seiring jumlah pengguna.

Angka yang Beredar Berbeda-beda

Berbagai sumber menyebut angka berbeda untuk paket Standard:

  • Capterra dan Whizzbridge menyebut sekitar 31,10 dolar AS per pengguna per bulan dengan tagihan tahunan.
  • The CFO Club menyebut 24,90 dolar AS per pengguna per bulan.
  • Facturaz mencatat 11,90 euro per pengguna per bulan di pasar Eropa.
  • Boyang mencatat kisaran 9 hingga 14 dolar AS di kawasan Asia-Pasifik.

Perbedaan ini punya penjelasan. iVenture menyatakan bahwa Odoo menyesuaikan harga menurut negara. Selain itu, ERP Research menyebut harga promosi bisa naik sekitar 25 persen saat perpanjangan. Karena itu, jangan jadikan angka di artikel ini sebagai patokan anggaran. Minta penawaran tertulis untuk Indonesia dan tanyakan harga setelah masa promosi.

Perbedaan Tagihan Bulanan dan Tahunan

Beberapa sumber menunjukkan tagihan bulanan lebih mahal daripada tagihan tahunan. Capterra, misalnya, mencatat selisih yang cukup terasa untuk paket Standard. Jadi, hitung kedua skenario sebelum memilih durasi kontrak.

Total Biaya yang Perlu Anda Hitung

Harga lisensi hanyalah sebagian dari total biaya. Ingat juga bahwa iVenture menyatakan harga Odoo tidak mencakup implementasi. Selain itu, hitung komponen berikut.

Biaya Implementasi dan Konfigurasi

Banyak bisnis memakai mitra Odoo untuk konfigurasi awal. Biaya bergantung pada kompleksitas proses, jumlah modul, dan kebutuhan kustomisasi. Minta rincian jam kerja dan ruang lingkup dalam penawaran.

Biaya Migrasi Data

Data lama biasanya berantakan. Karena itu, anggarkan waktu untuk membersihkan duplikat dan memetakan kolom sebelum migrasi.

Biaya Kustomisasi dan Integrasi

Kustomisasi lanjutan sering membutuhkan keahlian teknis. Selain itu, integrasi dengan aplikasi di luar ekosistem Odoo mungkin memerlukan konektor atau pengembangan khusus. Satu ulasan TechRepublic menyebut Odoo CRM terbatas pada aplikasi Odoo lain untuk integrasi. Karena usia ulasan itu cukup lama, tanyakan kondisi terbaru kepada mitra Anda.

Biaya Pelatihan dan Perubahan Kebiasaan

Tim butuh waktu untuk beradaptasi. Maka dari itu, sisihkan anggaran dan jadwal untuk pelatihan.

Biaya Hosting dan Perawatan

Jika Anda memilih Community atau on-premise, hitung biaya server, cadangan data, pembaruan keamanan, dan tenaga IT. Bila Anda memilih Odoo Online, tanyakan batas penyimpanan dan kebijakan pembaruan.

Biaya Add-on dan Aplikasi Tambahan

Aplikasi pihak ketiga dan modul tambahan bisa memiliki harga sendiri. Karena itu, tanyakan apakah fitur yang Anda butuhkan sudah termasuk atau berbayar terpisah.

Kelebihan Odoo CRM

Berdasarkan sumber yang saya telaah, berikut keunggulan yang sering calon pembeli temukan.

Integrasi dengan modul lain. Ulasan Work-Management mencatat koneksi kuat dengan aplikasi Sales, Accounting, Inventory, Website, Email Marketing, dan Helpdesk. Bagi bisnis yang butuh data terpusat, ini nilai tambah besar.

Pipeline yang fleksibel. Tahap pipeline bisa Anda sesuaikan dengan proses penjualan, sehingga tim tidak harus mengikuti alur baku.

Jalur masuk yang murah. Paket One App Free dan edisi Community memberi cara mencoba tanpa biaya lisensi.

Pilihan penerapan beragam. Anda bisa memilih cloud, on-premise, atau hosting lain sesuai kebijakan data perusahaan.

Cocok untuk bisnis operasional. Ulasan yang sama menilai Odoo CRM pas untuk bisnis yang butuh penawaran, pesanan, dan penagihan dalam satu alur.

Keterbatasan yang Perlu Anda Waspadai

Setiap produk punya sisi yang perlu Anda pertimbangkan.

Gratis punya batas. One App Free hanya mencakup satu aplikasi. Saat Anda menambah aplikasi kedua, biaya per pengguna berlaku untuk semuanya.

Biaya implementasi bisa besar. Karena harga lisensi tidak mencakup implementasi, total biaya sering lebih tinggi dari perkiraan awal.

Kebutuhan keahlian teknis. Pengaturan dan kustomisasi sering membutuhkan bantuan mitra atau tim IT. Karena itu, nilai kesiapan sumber daya Anda.

Integrasi di luar ekosistem. Bila Anda memakai banyak aplikasi non-Odoo, periksa ketersediaan konektor dan API. Perlu dicatat, API eksternal menurut beberapa sumber masuk paket Custom.

Fokus pemasaran lebih terbatas. Work-Management menilai HubSpot sering lebih baik bagi tim yang digerakkan pemasaran dan butuh pengaturan awal lebih sederhana. Jadi, bandingkan jika pemasaran menjadi prioritas utama.

Pengalaman bergantung pada implementasi. Hasil akhirnya sangat bergantung pada mitra dan konfigurasi. Oleh sebab itu, pilih mitra dengan hati-hati.

Siapa yang Cocok Memakai Odoo CRM?

Tidak ada produk yang cocok untuk semua orang. Berikut gambaran umum.

Yang Berpotensi Cocok

  • Bisnis yang ingin menyatukan CRM, penjualan, inventori, dan akuntansi dalam satu sistem.
  • Perusahaan dengan proses unik yang butuh kustomisasi.
  • Tim yang punya akses ke mitra Odoo atau tenaga IT.
  • Bisnis yang ingin mulai kecil dengan satu aplikasi, lalu berkembang bertahap.

Yang Perlu Berpikir Dua Kali

  • Tim kecil yang hanya butuh CRM sederhana dan cepat jalan tanpa bantuan teknis.
  • Bisnis yang komunikasinya bertumpu pada WhatsApp dan butuh kotak masuk omnichannel siap pakai.
  • Organisasi tanpa sumber daya untuk implementasi dan perawatan.

Bagi kelompok kedua, produk yang lebih ringan sering lebih masuk akal. Kita bahas alternatifnya berikut ini.

Alternatif yang Bisa Anda Bandingkan

Bandingkan Odoo dengan produk lain agar keputusan Anda lebih matang. Daftar berikut tidak berurutan berdasarkan kualitas.

ProdukCocok untukHal yang perlu Anda cek
HubSpot CRMTim yang butuh antarmuka mudah dan alat pemasaranBatas fitur tiap paket dan biaya tambahan
Zoho CRMBisnis kecil hingga menengahKurva belajar dan integrasi antarproduk Zoho
Mekari QontakBisnis di Indonesia yang aktif berkomunikasi lewat chatStruktur paket dan biaya WhatsApp API
PipedriveTim penjualan yang butuh pipeline visualKelengkapan fitur pemasaran
Salesforce Sales CloudPerusahaan dengan proses penjualan kompleksBiaya implementasi dan kebutuhan administrator
Bitrix24Tim yang butuh CRM plus tugas dan kolaborasiKerumitan tampilan bagi pengguna baru

Tabel ini hanya gambaran awal. Selalu verifikasi fitur dan harga di situs resmi masing-masing vendor.

Keamanan dan Pelindungan Data

CRM menyimpan data pribadi pelanggan. Karena itu, aspek keamanan layak mendapat perhatian khusus.

Tanyakan hal-hal berikut:

  • Di mana penyimpanan data Anda, terutama bila Anda memakai Odoo Online?
  • Apakah sistem menyediakan kontrol akses berbasis peran?
  • Apakah sistem mencatat aktivitas pengguna?
  • Bagaimana kebijakan cadangan dan pemulihan data?
  • Siapa yang bertanggung jawab atas keamanan bila Anda memilih edisi on-premise?

Bila Anda menjalankan Odoo di server sendiri, tanggung jawab keamanan ada pada tim Anda. Karena itu, siapkan kebijakan pembaruan, cadangan, dan kontrol akses sejak awal.

Di Indonesia, pengelolaan data pribadi mengacu pada Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi. Jika bisnis Anda memproses data dalam jumlah besar, konsultasikan kewajiban hukum dengan penasihat yang berwenang.

Tahapan Implementasi Odoo CRM

Keberhasilan CRM sangat bergantung pada implementasi. Berikut tahapan umum yang bisa Anda ikuti.

Tahap 1: Tentukan Tujuan dan Ruang Lingkup

Tuliskan masalah yang ingin Anda selesaikan, misalnya prospek yang terlewat atau data yang tersebar. Kemudian, tentukan aplikasi yang masuk dalam fase pertama. Mulailah dari CRM, lalu tambahkan aplikasi lain bila perlu.

Tahap 2: Pilih Edisi dan Mitra

Putuskan apakah Anda memakai Odoo Online, Community, atau Enterprise. Kemudian, pilih mitra yang punya pengalaman di industri Anda. Minta referensi dan contoh proyek serupa.

Tahap 3: Rapikan dan Migrasikan Data

Hapus duplikat, perbaiki format nomor telepon, dan buang kolom yang tidak terpakai. Dengan begitu, sistem baru berangkat dari data yang lebih bersih.

Tahap 4: Atur Pipeline dan Hak Akses

Sesuaikan tahap pipeline dengan proses penjualan Anda. Jangan menambah terlalu banyak kolom wajib, karena semakin sedikit kolom wajib, semakin besar kemungkinan tim mengisinya.

Tahap 5: Hubungkan Email dan Aplikasi Lain

Atur integrasi email dan kalender. Lalu, uji alur data dari ujung ke ujung, misalnya dari email masuk hingga penawaran.

Tahap 6: Latih Tim

Adakan pelatihan dengan skenario kerja nyata. Selain itu, siapkan panduan satu halaman untuk tugas harian.

Tahap 7: Rilis Bertahap dan Evaluasi

Mulailah dengan satu tim. Kumpulkan masukan, perbaiki pengaturan, lalu perluas. Tinjau pemakaian secara berkala.

Pertanyaan yang Perlu Anda Ajukan kepada Vendor atau Mitra

Siapkan daftar pertanyaan sebelum sesi demo. Berikut contoh yang bisa Anda sesuaikan:

  1. Edisi dan paket mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kami?
  2. Berapa harga per pengguna untuk Indonesia, dan berapa harga setelah masa promosi?
  3. Fitur mana yang hanya tersedia di Enterprise atau Custom?
  4. Apa saja yang termasuk dan tidak termasuk dalam biaya implementasi?
  5. Berapa lama implementasi yang realistis untuk bisnis seperti kami?
  6. Bagaimana proses migrasi data dari sistem lama?
  7. Kanal komunikasi apa yang terhubung langsung, dan bagaimana dengan WhatsApp?
  8. Apa saja yang membutuhkan kustomisasi atau modul pihak ketiga?
  9. Dukungan apa yang tersedia di Indonesia, dan dalam bahasa apa?
  10. Bisakah kami berbicara dengan pelanggan lain yang memakai Odoo di industri serupa?

Catat jawaban secara tertulis. Kemudian, bandingkan jawaban antarvendor dengan format yang sama supaya keputusan Anda lebih objektif.

Langkah Uji Coba Odoo CRM

Uji coba memberi gambaran paling jujur tentang kecocokan produk. Berikut langkah yang bisa Anda ikuti.

Langkah 1: Mulai dengan One App Free atau uji coba. Coba aplikasi CRM dengan data sebagian kecil. Dengan begitu, Anda menguji kebiasaan tim tanpa risiko biaya besar.

Langkah 2: Siapkan skenario nyata. Misalnya, catat prospek dari formulir, pindahkan ke tahap berikutnya, jadwalkan tindak lanjut, dan buat laporan mingguan.

Langkah 3: Uji alur lintas aplikasi. Bila Anda berencana memakai modul penawaran atau faktur, uji apakah data mengalir dari peluang ke penawaran dengan mulus.

Langkah 4: Libatkan pengguna harian. Ajak staf penjualan dan manajer. Setiap peran melihat sistem dari sudut pandang berbeda.

Langkah 5: Uji integrasi email dan seluler. Pastikan email tercatat di prospek dan aplikasi seluler nyaman dipakai.

Langkah 6: Hitung biaya berdasarkan skenario nyata. Masukkan jumlah pengguna, aplikasi, dan kebutuhan kustomisasi ke dalam penawaran tertulis.

Langkah 7: Cocokkan dengan kriteria awal. Jika hasilnya belum meyakinkan, perpanjang uji coba atau coba produk lain. Menunda keputusan lebih murah daripada berpindah sistem berulang kali.

Kesalahan Umum Saat Memilih Odoo CRM

Beberapa kesalahan berikut sering terjadi.

Mengira One App Free cukup untuk selamanya. Begitu Anda butuh aplikasi kedua, biaya per pengguna berlaku. Karena itu, rencanakan jalur pertumbuhan sejak awal.

Hanya melihat harga lisensi. Biaya implementasi, kustomisasi, dan pelatihan sering mengubah total biaya. Maka dari itu, minta penawaran menyeluruh.

Mengabaikan perbedaan edisi. Sebagian fitur hanya tersedia di Enterprise. Jadi, cek daftar fitur per edisi.

Memilih mitra tanpa referensi. Hasil implementasi sangat bergantung pada mitra. Oleh sebab itu, minta contoh proyek dan bicaralah dengan pelanggan mereka.

Tidak menyiapkan penanggung jawab internal. Tanpa pemilik sistem yang jelas, adopsi sering terhenti. Jadi, tunjuk admin internal.

Menganggap Community sama dengan Enterprise. Edisi Community gratis lisensi, tetapi Anda perlu membandingkan fitur dan menanggung perawatan sendiri.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah Odoo CRM benar-benar gratis?

Ada dua jalur gratis. Pertama, paket One App Free untuk satu aplikasi dengan pengguna tak terbatas di Odoo Online. Kedua, edisi Community yang bisa Anda jalankan di server sendiri tanpa biaya lisensi. Namun, keduanya punya batasan, dan biaya lain seperti server atau implementasi tetap bisa muncul.

Berapa harga Odoo CRM per bulan?

Odoo menagih per pengguna dan menyesuaikan harga menurut wilayah. Sumber yang saya temukan menyebut angka berbeda-beda. Karena itu, minta penawaran tertulis untuk Indonesia.

Apakah Odoo CRM bisa berdiri sendiri tanpa modul lain?

Bisa. Anda dapat memakai CRM saja, misalnya lewat paket One App Free. Meski begitu, kekuatan utama Odoo muncul saat CRM terhubung dengan aplikasi lain.

Apakah Odoo CRM cocok untuk bisnis kecil?

Mungkin cocok, terutama bila Anda ingin tumbuh bertahap dan punya akses ke bantuan teknis. Namun, tim kecil yang butuh solusi sederhana tanpa implementasi sering lebih nyaman dengan produk yang lebih ringan.

Apakah Odoo CRM mendukung WhatsApp?

Informasi dari sumber yang saya telaah tidak cukup jelas soal ini. Karena itu, tanyakan langsung kepada Odoo atau mitra Anda tentang ketersediaan, biaya, dan syarat integrasi WhatsApp.

Apakah saya perlu mitra untuk memakai Odoo?

Tidak selalu, tetapi banyak bisnis memakainya untuk konfigurasi, migrasi, dan kustomisasi. Bila tim Anda punya keahlian teknis, Anda bisa mengerjakan sebagian sendiri.

Bisakah saya memindahkan data keluar dari Odoo nanti?

Umumnya bisa lewat ekspor data. Namun, format dan kelengkapan bisa berbeda. Karena itu, tanyakan proses ekspor sebelum Anda berlangganan.

Kesimpulan

Odoo CRM menarik bagi bisnis yang ingin menyatukan penjualan dengan operasional dalam satu platform. Pipeline yang fleksibel, integrasi dengan aplikasi lain, dan jalur masuk gratis menjadi daya tariknya. Namun, harga bervariasi menurut wilayah, implementasi memerlukan biaya terpisah, dan sebagian fitur bergantung pada edisi.

Karena itu, mulailah dari kebutuhan bisnis dan kesiapan tim. Selanjutnya, minta penawaran tertulis untuk Indonesia, hitung total biaya, dan uji CRM dengan skenario nyata. Terakhir, bandingkan Odoo dengan beberapa alternatif. Dengan langkah itu, Anda memilih berdasarkan bukti, bukan sekadar label gratis.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *